Prof. Mohammad Nuh Hadiri Acara BWI di Kubu Raya, Dorong Optimalisasi Wakaf Produktif
KUBU RAYA — Tokoh nasional sekaligus jajaran pengurus Badan Wakaf Indonesia Pusat, Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA., menghadiri agenda utama Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Kehadiran beliau menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola serta literasi wakaf produktif di daerah tersebut.
Dalam pengarahannya, Prof. M. Nuh menekankan pentingnya transformasi pengelolaan wakaf dari pola konvensional menuju sistem yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa potensi wakaf di Indonesia sangat besar jika dikelola secara modern dan akuntabel.
"Wakaf tidak boleh lagi dipandang sebatas aset diam seperti tanah pemakaman atau bangunan tempat ibadah semata. Wakaf harus menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan umat yang berkelanjutan," tegas Prof. M. Nuh dalam pemaparannya.
Agenda BWI Kubu Raya ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, pengurus BWI daerah, para nazhir, serta tokoh masyarakat setempat. Selain penyampaian arahan strategis, kegiatan ini juga diisi dengan pembinaan pengelola wakaf serta sosialisasi percepatan sertifikasi tanah wakaf dan penguatan gerakan wakaf uang.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyambut positif arahan tersebut dan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan BWI dalam mendata, mengamankan, serta mengembangkan potensi aset wakaf demi kemaslahatan masyarakat luas.
Bagikan Berita Ini:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
